blog,

teladan

Kamis, 25 April 2019

Project Management Training Untuk Menciptakan Pemimpin Masa Depan

Tanoto Scholars Association (TSA) merupakan asosiasi yang mewadahi seluruh Tanoto Scholars untuk saling terjalin satu sama lain, baik itu mereka yang berada di perguruan tinggi yang sama atau di perguruan tinggi yang berbeda. Tanoto Foundation bermitra dengan 15 perguruan tinggi di Indonesia. Jadi, TSA dapat menjamin terciptanya jejaring yang luas dan kerja sama yang erat di antara para Tanoto Scholars. Selain itu, sebagai perpanjang tangan Tanoto Foundation, TSA pun memiliki visi yang sama, yaitu menanggulangi kemiskinan melalui pendidikan, pemberdayaan, dan peningkatan kualitas hidup. Misi TSA untuk meraih tujuan tersebut adalah dengan melakukan community development. Implementasi dari community development tersebut konkrit dalam suatu projek.

Untuk mewujudkan projek community development yang berdampak, maka Tanoto Foundation mendukung TSA dengan menyelenggarakan Project Management Training, pada 20-22 Januari 2018 di Hotel Ibis Tamarin, Jakarta. Pelatihan ini diisi dengan rangkaian materi yang utuh, mulai dari tahapan introduction to project managementproject assessment, scope management, work breakdown structure, network diagram, time management, resource management, quality management, project evaluation hingga accountability. Materi yang didiskusikan dalam pelatihan ini semakin memantapkan seluruh TSA dalam hal perancangan dan pengelolaan suatu projek. Projek yang baik adalah projek yang diciptakan dengan melekatkan tujuan, mampu menjadi solusi terhadap permasalahan sosial yang ada, dan membidik sasaran yang tepat. Projek wajib memiliki indikator capai, strategi pelaksanaan jitu, juga kalkulasi biaya yang benar. Projek yang sedang dilaksanakan pun perlu dipantau secara berkelanjutan dan ketika berakhir, dapat pula dinilai keberhasilannya.

https://www.instagram.com/p/BeKSHg8BY3H/

Salah satu Tanoto Scholars yang turut serta dalam pelatihan ini adalah Vike Yuniasri – TSA UNDIP. Untuk Vike, pelatihan ini sangat bermanfaat. Vike memang aktif dalam berorganisasi, tetapi tanggung jawabnya hanya sebagai eksekutor saja, tanpa mengetahui bagaimana proses pembentukan projek tersebut, Vike hanya melanjutkan projek yang ada. Namun, dengan adanya pelatihan ini, Vike menjadi paham bagaimana suatu projek dirancang. Materi yang paling disukai Vike adalah mengenai pembuatan work breakdown structure dan network diagram. Ternyata, menciptakan projek tidak serta merta tuntas hanya dengan menemukan tema dan memberikan nama lalu dilaksankan. Project Management Training ini, menambah pengetahuan Vike dalam hal memetakan suatu proses perancangan projek mulai dari tahapan persiapan, implementasi, hingga  penilaian. Jadi, projek dapat dilaksanakan lebih terstruktur, dengan fokus utama melahirkan dampak kepada masyarakat. Vike Yuniasri mewakili seluruh Tanoto Scholars berterima kasih kepada Tanoto Foundation yang telah membantu meningkatkan kapasitas manajerial.

https://www.instagram.com/p/BeX9BIfhkNg/?utm_source=ig_embed

“Aku bersyukur banget Tanoto Foundation menyelenggarakan pelatihan ini. Selama ini, peran aku dalam organisasi cuma ngelanjutin projek yang sudah ada. Aku ikut LPM (Lembaga Pers Mahasiswa) di kampusku, ya tugasku itu meneruskan kepengurusan sebelumnya aja, belum pernah ngerasain bagaimana membuat projek. Setelah aku jadi bagian TSA, yang punya program community development, notabene harus membuat suatu projek, aku bingung, awalnya aku gak punya gambaran bagaimana memulai suatu projek, gak tahu apa yang harus dilakukan pertama kali. Nah, melalui Project Management Training ini aku mulai ngerti, aku belajar bagaimana merancang suatu projek dari nol. Aku jadi tahu, latar belakang projek itu bagaimana, lini masanya bagaimana, juga daftar biayanya. Aku senang karena sekarang aku gak perlu lagi jadi ekor, bisa jadi perancang!” Tutur Vike antusias

Project Management Training ini merupakan usaha Tanoto Foundation untuk menciptakan pemimpin-pemimpin masa depan yang bertanggung jawab dan memiliki kepedulin terhadap sosialnya. Pemuda yang cakap akan mampu mewujudkan Indonesia menjadi bangsa yang berdaulat dan sejahtera.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

AUTHOR

Hotmian Simalango